Sinduadi (20/06), Pemerintah Kalurahan Sinduadi terus berupaya untuk menurunkan angka stunting yang ada di wilayah Kalurahan, hal tersebut dibuktikan dengan selalu mengadakan acara koordinasi dengan kader-kader PKK dan posyandu maupun pihak yang berkepentingan seperti Puskesmas Mlati 1, Pemerintah Kapanewon Mlati, PLKB serta pihak-pihak lainnya.

Pada hari Jumat, 20 Juni 2025 yang bertempat di Aula Kalurahan Sinduadi diselenggarakan Rembuk Stunting Kalurahan Sinduadi. Acara tersebut melibatkan narasumber dari Puskesmas Ngaglik 1, Bidan Desa/Kalurahan serta Panewu Ngaglik beserta Jawatan Sosial. Selain itu hadir pula Pamong Kalurahan, BPKal Sinduadi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kader Posyandu, Kader PKK, PLKB Mlati, Pendamping Desa, Pendamping PKH serta Karang Taruna.

Dalam sambutannya, Hadiyan selaku kamituwa Kalurahan Sinduadi menyampaikan bahwa penurunan angka stunting di Kalurahan Sinduadi merupakan hal yang menjadi prioritas utama dalam program tahun ini.

Selain itu, Panewu Mlati Hartono memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak sehingga kegiatan rembuk stunting ini bisa terlaksana. “di Kabupaten Sleman, khususnya di Sinduadi ini angka rata-rata kita, Sinduadi itu sudah dibawah rata-rata Kabupaten, ini berkat peran serta khususnya ibu-ibu, ya..ibu-ibu kader, ibu-ibu dukuh ini dalam rangka penanganan stunting ini menjadi garda terdepan karena yang setiap hari berhubungan dengan ibu-ibu atau balita-balita di wilayah masing-masing ini adalah ibu-ibu semua” imbuhnya.

Bertindak sebagai narasumber dari Puskesmas Mlati 1, Mujijat Martani menyampaikan bahwa jumlah stunting di Sinduadi tahun ini mengalami penurunan, usulan rembuk stunting ini tidak hanya membahas stunting tetapi juga kesehatan masyarakat.